Oleh : Tresna YU
Mencintai adalah tiap detik yang kau lalui untuk menanti
Hingga tiba kalanya cinta mencintaiku
Mencintai adalah ketika kamu bertahan di atas kegoyahan
Ketika kamu tetapberjuang walau telah kepayahan
Mencintai adalah saat melepaskan demi cinta itu sendiri dan
Dan membiarkannya berlabuh ditambahan sejati
Mencintai adalah saat kamu terluka
Saat yang kamu cinta tak merasa yang sama
Saat yang kamu peluk tak dapat menghangatkanmu
dan meninggalkan kamu sendir dalam kedinginan
Tanpa pahit tak kamu kecap manis
Tanpa perih tak kamu sendiri
Betapa pentingnya pulih tanpa kecewa
Tak kamu mengerti makna bahagia tanpa patah hati
Tak kamu rasakan cinta yang sesungguhnya.
Napas Yang Tersisa
Karya : Yakub Sobana
Karena,
Dia itu terpencil
Lalatpun enggan tuk hampiri
Ngak ada makanan, ngak ada sisa sisa juga
Benar angin itu berbisik...
Tentang pelamun yang tak pernah beranjak
Membatu
Mengharap menjadi patung
Tapi napas itu tetap menembus rongga paru
Menggelitik untuk segera regangkan otot-oto yang kaku
Tak berani untuk mengulang
Karena lagu lama tetap berkumandang
Hipnotiskan sebuah kabar
Tentang cerita yang jadi bingkai
Karena,
Dia itu terpencil
Lalatpun enggan tuk hampiri
Ngak ada makanan, ngak ada sisa sisa juga
Benar angin itu berbisik...
Tentang pelamun yang tak pernah beranjak
Membatu
Mengharap menjadi patung
Tapi napas itu tetap menembus rongga paru
Menggelitik untuk segera regangkan otot-oto yang kaku
Tak berani untuk mengulang
Karena lagu lama tetap berkumandang
Hipnotiskan sebuah kabar
Tentang cerita yang jadi bingkai
ANUGERAH
Karya: Ernimaulina
Dan….
Kau turunkan Adam-Mu
pada lelaki pasanganku
Kemudian….
Kau turunkan Hawa-Mu
pada empat perempuan kecil dari rahimku
Hingga….
Qur’an-Mu menjawantah dari padanya
Saat aku lemah, Kau menguatkan
Saat aku kuat, Kau meneguhkan
Selalulah Engkau mencintaiku
Hingga syukurku utuh menjaga titipan anugerah-Mu dalam islam
Dan….
Kau turunkan Adam-Mu
pada lelaki pasanganku
Kemudian….
Kau turunkan Hawa-Mu
pada empat perempuan kecil dari rahimku
Hingga….
Qur’an-Mu menjawantah dari padanya
Saat aku lemah, Kau menguatkan
Saat aku kuat, Kau meneguhkan
Selalulah Engkau mencintaiku
Hingga syukurku utuh menjaga titipan anugerah-Mu dalam islam
Di Balik Awan
Karya : Yakub.S.Hediman
Menatap ke awan yang berwarna gelap
Katanya di atas langit itu tak ada awan
Di bawah awan ini terlalu banyak kegelapan
Banyak yang saling unjuk kegelapan
Tak ada arti, tak ada maksud, hanya cari gengsi
Cari sensasi...buat terang dalam kegelapan
Biar mereka yang terang padahal menggelapi dirinya
Tuk jadi pemuas dunya semata
Wahai Awan
Sibakan tiraimu tuk tunjukan siapa sang kegelapan
Agar meraka tahu tak ada nilai kegelapan itu
Hanya sebuah nama warna yang tak banyak disuka
Di Balik Awan
Karya : Yakub.S.Hediman
Menatap ke awan yang berwarna gelap
Katanya di atas langit itu tak ada awan
Di bawah awan ini terlalu banyak kegelapan
Banyak yang saling unjuk kegelapan
Tak ada arti, tak ada maksud, hanya cari gengsi
Cari sensasi...buat terang dalam kegelapan
Biar mereka yang terang padahal menggelapi dirinya
Tuk jadi pemuas dunya semata
Wahai Awan
Sibakan tiraimu tuk tunjukan siapa sang kegelapan
Agar meraka tahu tak ada nilai kegelapan itu
Hanya sebuah nama warna yang tak banyak disuka
Menatap ke awan yang berwarna gelap
Katanya di atas langit itu tak ada awan
Di bawah awan ini terlalu banyak kegelapan
Banyak yang saling unjuk kegelapan
Tak ada arti, tak ada maksud, hanya cari gengsi
Cari sensasi...buat terang dalam kegelapan
Biar mereka yang terang padahal menggelapi dirinya
Tuk jadi pemuas dunya semata
Wahai Awan
Sibakan tiraimu tuk tunjukan siapa sang kegelapan
Agar meraka tahu tak ada nilai kegelapan itu
Hanya sebuah nama warna yang tak banyak disuka
BOLA
Karya : Yakub.S.Hediman
Berputar untuk di jemput
Melambung untuk di tunggu
Duniaku dalam bola
Bolaku dalam dunia
Mencari tepian yang dapat kau tangkap dan kau lepaskan
Mengapa kau kejar untuk kau tendang
Hanya keringat yang jadi nilai
Luas lapang luas dadamu
Kau ukur dengan putaran yang tak terhitung
Walau ada batas-batas dalam waktu
Harus kau tuntaskan tuk dapatkan kemenangan
Berputar untuk di jemput
Melambung untuk di tunggu
Duniaku dalam bola
Bolaku dalam dunia
Mencari tepian yang dapat kau tangkap dan kau lepaskan
Mengapa kau kejar untuk kau tendang
Hanya keringat yang jadi nilai
Luas lapang luas dadamu
Kau ukur dengan putaran yang tak terhitung
Walau ada batas-batas dalam waktu
Harus kau tuntaskan tuk dapatkan kemenangan
GURUKU
Karya: Tresna YU
Tak terasa…….
Enam tahun laju waktu berlalu
Berbincang tentang kenangan
Lari-lari kecil diantara deretan bangku
Tangan jahil, celotehan usil, tangis dan tawa tercipta
Dari tiada menjadi ada
Dari tak bisa menjadi bisa
Sejarahnya di mulakan oleh guru
Dengan lembut sabarnya mengajarkan tulis dan baca
Dialah Ibu….dialah Bapak…..juga sahabat
Alur kesetiannya mengalirkan nasihat
Guruku ………hanya tuhan yang mampu membalas jasamu
Kekal terpahat
Menjadi kenangan ke akhir hayat
Tak terasa…….
Enam tahun laju waktu berlalu
Berbincang tentang kenangan
Lari-lari kecil diantara deretan bangku
Tangan jahil, celotehan usil, tangis dan tawa tercipta
Dari tiada menjadi ada
Dari tak bisa menjadi bisa
Sejarahnya di mulakan oleh guru
Dengan lembut sabarnya mengajarkan tulis dan baca
Dialah Ibu….dialah Bapak…..juga sahabat
Alur kesetiannya mengalirkan nasihat
Guruku ………hanya tuhan yang mampu membalas jasamu
Kekal terpahat
Menjadi kenangan ke akhir hayat

